Go Back
Hallo Sai, si paling filsafat cinta tiada tara, hehe. Mungkin kalimat itu yang cukup mewakilkan bagaimana asiknya kalau ngobrol sama kamu, terlebih kalau udh ngobrolin percintaan dan alam semesta (kaya abah, haha). Ya, aku seneng bisa deket sama kamu walau jujur pada awalnya kebingungan gimana cara dktnya, tapi sah nyoba ngobrol dan menjadi pendengar sdktnya aku mulai mengetahui dan awalnya aku pikir kamu ga se respect itu terhadap cerita orang-orang. Hehe And kmu tau lah yaa kalau tentang percintaan suka bingung mulai dari mana karena cerita dan pengalamanku ga sebanyak cerita dan pengalamamu maybe, walau sering dngr pengalaman dri orang tapi rasanya kurang aja kalau ga berdasarkan pengalaman sendiri. Oh iya Sai, makasih ya di awalΒ² udh mau berdiskusi breng aku sampai aku mulai memahami bagaimana karakter kamu (walau ga semuanya banget, wkwk), bagaimana kamu menumpahkan semua kepedulian kamu terhadap KKN ini. Semua ini cukup membuat aku lebih keras lagi memikirkannya. Mungkin pesannya cepat ambil sikap dalam percintaannya jangan ngahuleung wae ya asa aneh kalau liat sai yang diem mah. wkwk Sehat-sehat adik, sampai bertemu di bandung. Nanti kita cerita-cerita lagi ya sampai tengah malem. :)
Submit