Kembali
Saya cape, Juan. Ada orng yang nunggu saya dengan sabar, tapi orang yang kemarin, ini kaya tidak mau melepaskan saya. Lagi-lagi saya berdebat sma orng baru ini, karena orang lama. Orang lama tidak mau lepasin saya. Saya sudah berusaha untuk pergi sejauh-jauhnya, tapi dia selalu saja datang memberi sakit dan tiba-tiba menghilang lagi. Saya agak takut juga sama orang baru ini. Takut akan sama. Jadi saya harus apa?
Ajukan

Hallo insial G:v saran ku.. biarkan saja. Kita lihat apa semua ucapan dan perilaku bisa mereka buktikan atau memang hanya sekedar bualan. Yang serius akan mendoakanmu bukan menjadikan kamu sebuah pelampiasan. Belajar dari beberapa pengalaman, jangan mudah terbawa arus oleh kalimat cinta, karena gak semua cinta yang mereka ucapkan nyata. Hati-hati mereka pintar memanipulasi, fokus tujuan hidup kamu, gak perlu mikirin mereka yang katanya cinta dan nyaris ngejar dengan memberikan luka tanpa sadar. Urusan cowok belakangan yang penting kita sukses dulu untuk menjadi madrasah pertama untuk masa depan. Nanti biar cowok Dateng sendiri kerumah mu. Semangat!!!!