Jadikan ini sebagai status Whatsapp / Instagram Anda.
Pesan Terkirim
Jangan beritahu Aruunika bahwa Anda telah mengirim pesan.
Daftar Sekarang Kirim Pesan LainBeranda Aruunika
Kalau a penulisanku sebenarnya tergantung tema cerita yang aku angkat. Kalau genrenya slice of life, penulisanku bakalan sengaja aku buat amburadul (karena diambil dari sudut pandang orang pertama), yang dimana biasanya Nem-ku itu aku buat sengklek/gatau malu. Jadinya ya narasinya full asbun doang gitu ekwk. Tapi kalau semisalnya alurnya serius/tegang, kamu posisikan aja dirimu kalau ada di kejadian itu. Tuliskan semua monolog-monologmu ketika dihadapkan situasi tersebut. Selebihnya aku belum kepikiran, jafi tanyain aja lagi kalau maish kurang jelas yah
WKWKWK Udah puas main author-authoran soalnya. Trus jg semakin nambah usia, minatku sm bbb udah gk se-hype yang dulu lagi. Selain faktor-faktor itu, aku jg tkt di cancel community yg nge-judge writer bbb x reader ππ
(2) ataupun kalau tsemisalnya terjadi perubahan tokoh/watak/tempat, pastikan di narasi diterangkan sejelas mungkin, biar pembaca enggak bingung. (Apalagi kalau kamu enggak pakai format yang ngejabarin tempat/waktu kejadiannya). Kalau untuk tata cara merealisasikan ide ke cerita.. sebenarnya itu juga lumayan tricky sih. Karna kadang pun, kalau udah ketuang dalam cerita dn hasilnya buruk, itu bakal bikin badmood parah. Personally, di aku nih yaaa. Aku mikirin satu ide pokoknya, terus aku bayangkan skenario yang mungkin terjadi sahnya. jadinya isi bayanganku itu kayak mind mappingβ satu ide itu tadi bisa punya banyak cabang, tergantung ke arah mana cerita itu mau aku realisasikan. Makanya sebelum ceritaku aku tuang di tulisan, bissanya aku renungkan duluuu di otak dan aku explore aja rute-rute yang menjanjikan untuk dijadikan cerita begitu. Kalau misalnya masih ada yang mau ditanyainn, jangan ragu yyeahh. Aku paling suka sharing-sharing tips begini πππ
(1) AKU SBENARNYA SENENG BNGT KLAO ADA YG NANYAIN TUTOR/CARAKU NULIS ATAU APALAH ITU BAHASANYA. JADI GINI, kalau untuk penulisan, sebenarnya a tulisku lumayan acak-kadul (terutama akhir-akhir ini) karena aku udah enggak terlalu all out ke tulisanku hiks. Referensi penulisanku itu terinspirasi berat dari kak Goldi (mistress_goldilocks), karena dari beliau lah aku bisa ngebandingin karya tulisku dengannya. Untuk a penulisan juga bisa diliat dari tema ceritanya yaaa. Kalau semisalnya alur ceritanya slice of life, aku saranin bahasanya jangan formalllll apalagi kalau ada tambahan genre komedinya. DANNN untuk unsur tata bahasa, saranku sih, jangan sering mengulang-ulang kata di dalam 1 paragraf. Kalaupun narasinya mengharuskan kamu mengulang kata itu, cari sinonimnya yang lainβ atau deskripsi lain yg fungsi bahsanya tetap sama dengan kata yang dimaksud. Terus juga, sebisa mungkin deskripsikan tiap del kecil aksi yang dilakukan tokohβ